Pada tanggal 2 November 2008, Trekko Spyder resmi hadir menjadi salah satu tunggangan di rumahku. Trekko Spyder yang pada saat itu di tebus senilai 4,8 juta kontan merupakan motor listrik termurah dari keluaran Trekko. Motor listrik ini bergerak dengan dinamo yang melekat langsung menjadi satu dengan velg roda belakangnya. Empat buah accu kering yang tersusun dalam satu buah container menyuplai dinamo dari bawah pijakan kaki.
Menurut claim dari penjualnya, Trekko Spyder ini mampu menjelajah hingga sejauh 40 km. Sedari membeli hingga tulisan ini dibuat, Trekko Spyder itu belum pernah mencapai jarak sejauh itu atau perjalanan yang membuat batterainya benar-benar habis. Dari perjalanan sehari-hari, waktu yang dibutuhkan untuk charge batterai hingga penuh kurang lebih membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam. Terhitung cukup singkat jika proses charge dilakukan pada saat istirahat dirumah.
Trekko Spyder ini memiliki dua mode kecepatan yang dikendalikan dengan tombol di dekat tuas throttle (lengan gas kalau pada motor). Pada mode kecapatan A, Trekko Spyder akan melaju maksimal hingga sekitar 25 km/jam. Termasuk cepat jika digunakan untuk melintas di gang-gang perumahan. Pada mode kecepatan B, Trekko Spyder akan melaju hingga sekitar 40 km/jam. Cocok untuk digunakan melaju di jalan raya. Walaupun tidak bisa mendahului kendaraan-kendaraan lain bermesin bensin, tapi cukup nyaman untuk dirasakan sebagai motor.
Trekko Spyder ini tidak membutuhkan surat-surat seperti STNK, karena STNK akan diberikan pada kendaraan yang dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam. Dikarenakan Trekko Spyder tidak memerlukan STNK, maka untuk menungganginya tidak perlu menggunakan SIM C. Jika di waktu lalu saat SIM D masih berlaku, kemungkinan SIM jenis inilah yang diharuskan dibawa saat menunggangi Trekko Spyder.
Menurut petunjuk di selebarannya, Trekko Spyder ini mampu menanggung beban maksimal 80 kg. Tapi saat di digunakan, beban hingga 150 kg pun dapat diangkut dengan kecepatan normal yang dimiliki Trekko Spyder. Tentunya secara logika, daya jelajahnya menjadi menurun. Dikarenakan saat itu menguji tidak terlalu jauh, sehingga tidak mengalami kekosongan batterai ditengah jalan.
Charger yang digunakan merupakan charger yang didesain khusus untuk mengisi batterai Trekko Spyder. Charger ini memiliki fan internal yang akan terdengar bunyinya jika saat proses mengisi berlangsung. Indikator yang diberikan jika batterai belum penuh, maka led akan menyala merah, dan jika batterai penuh, maka charger akan berhenti mengisi dan led akan berganti warna menjadi hijau dan fan pun akan berhenti berputar. Suara fan ini bisa dibilang cukup keras. Jika suasana sekitar Trekko Spyder cukup hening, suara putaran fan masih dapat terdengar dari radius 3 meter.
Dikarenakan Trekko Spyder dianggap sepeda, maka tidak ada fasilitas kunci stang. Jika ingin mengamankan Trekko Spyder saat berada ditempat umum, sangat disarankan untuk membeli kunci gembok tambahan. Ukurannya yang kecil dan sempit, cukup merepotkan juga apabila digunakan untuk berboncengan. Ruang panel di stang yang sempit, juga cukup membuat kikuk bagi pengendara yang biasa menggunakan sepeda motor biasa.
PENYANGKALAN: Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud untuk mengiklankan Trekko Spyder. Informasi yang ku tuliskan disini adalah informasi apa adanya yang kudapat dari mencoba sendiri Trekko Spyder. Jika anda merasa sebagai pihak yang tersinggung dengan tulisan ini, ya.. itu urusan sampeyan
panel kendali pada lengan kiri




nek njenengan tumpaki bocor ora mas?
hush..
apik2, lebih ramah lingkungan ya dan tidak repot ngurus sim, surat2, dll
@ vetamandra
hehe.. kuat kok.. nyante aja..
@ stwn
Yup… tidak repot ngurus surat-surat..
Aku bongkar-bongkar berkas lama, kutemukan ini:
http://upload.ugm.ac.id/download.php?file=8581pp_44_1993.pdf
Lupa dari mana dulu mendapatkannya.
Belum bisa konsentrasi, jadi bingung memahami batas 20 km/jam, 25 km/jam, dan 40 km/jam dalam peraturan tersebut.
Let’s go green. Mari beralih ke kendaraan yang ramah lingkungan.
@ ryan_oke
banyak men… 143 halaman..
lom habis bacanya…
kayak yang dinaiki valentino rossi
@ amru
wo.. iya to?
Mas saya mau tanya apa punya kontak service nya, karena charger Trekko adikku sedang bermasalah dan masih dalam garansi.
Selamat berpartisipasi membersihkan udara.
Terima kasih
@ Bambang
Anda berdomisili di Jogja?
Kalau dilihat dari web-nya di blogspot.. kontaknya
Gamping Tengah No.180 Yogyakarta
(0274) 655-5599, 719-5157
apa kabar
aku punya masalah batere trekko beli di dealer solo katanya ndak ada (bkn Hbs) tapi ndak mau nyediakan (krng melayani konsumen) dimana saya bisa beli 12V14ampere ,tolong temen2
@masruri
kalau yang di solo.. saya ndak tahu..
mungkin bisa tanya yang di dealer jogja..
Kalau dilihat dari web-nya di blogspot.. kontaknya
Gamping Tengah No.180 Yogyakarta
(0274) 655-5599, 719-5157
silahkan telpon dulu ajah.. janjian.. dan menanyakan kepastiannya..
ternyata kecepatannya lebih kenceng dan jarak tempuhnya lebih jauh dr merk lain… pengen jg beli bwt di kota tp ga yakin bisa ngelewatin tanjakan2 yg ada di bogor ini…
@tuxer
wogh… salah satu testimoni nih…
kayake badan sampeyan nggak segeda saya to? sante aja.. coba dulu.. itu trekko tak buat naik ke kaliurang bisa kok…
walau sedikit dag-dig-dug baterai habis sih.. hehehe
Mas, aku rencana mau beliin istri sepeda motor listrik, kira2 merek yang bagus murah dan modelnya yang ga malu2in apa ya mas….akukan masih awam nih tentang sepeda motor listrik…tolong ya mas..please…thanks
@Boy
Waduh.. yang ga malu-maluin apa yah? lha.. model motor listrik yang beredar di Indonesia juga baru seperti itu je…
Siapa tahu ntar ada yang inisiatif mendesain sepeda listrik agar bentuknya seperti motor bebek..
kalau batrynya rusak , bisa di beli dimana mass?
Maaf , saya sdh cari , mau beli batry nya yang sdh rusak di toko YK juga nggak ada lho….
di dealer ldok sari pak,kebetulan ready stock
Untuk diJakarta ada nga komunitas Molis ? info ya ….tks
Saya saya pengguna trekko di solo. Sekitar seminggu yg lalu saya nekat make trekko menerjang hujan badai. Di tengah jalan sempat kena banjir. Trus macet…ada yg bisa bantu cari tahu dealer trekko di solo? Terima kasih
Wah ..kalau saya punya nexus kondisinya baik-baik aja tuh beli tahun 2008 bulan Juli.
“Yang penting tahu perawatan nya , jadi bisa lebih awet”
Sepeda/Motor Listrik ramah lingkungan pada tingkatan end user..
Truss gmn ya dgn pembangkit listrik induk..???
untuk menghasilkan listrik nasional sekitar 70% menggunakan bahan bakar fosil,,,
dengan meningkatnya penggunaan motor listrik akan berbanding lurus dengan kebutuhan Listrik..
Yah.. berarti cuma memindahkan polusi dari lingkungan tempat tinggal ke pembangkit listrik…!!??
@dahlan
hmm.. mau cari aki kering bekas yah?
@Encang
Kurang tahu juga..
@Septin
lha.. sewaktu anda beli trekko-nya nggak di solo yah?
@Rudi
makasih atas informasinya..
@Kiara
hmm.. ini sepertinya topik bagus untuk pembahasan di posting yang akan datang…
gan di jual gk tu gw serius kalo mau email aja ke
alya.namira@hotmail.com
di dpan pom bensin ledok sari,jebres,solo…sparepart ready stock..komplit…tanyakan langsung ke mas ridho…di jamin dilayani dengan baik
kalo mau tanya2 soal trekko langsung sms/call 085725372599 dengan mas ridho
jadi tertarik bener….
perbedaan harga kok beda banget kenapa didaerah solo, dengan kota lain?
trekko adalah sepeda listrik yang berani memberikan garansi dan sparepart yang ready stok
Mas mas apa mbak mbak, ada yg punya info alamat dealer untuk samarinda? Tlg kasih infonya ke email sy: sukses68@yahoo.co.id
Tlg klo ada yg tau informasi alamat dealer trekko di samarinda sekitar, email saya: sukses68@yahoo.co.id
Tks