Hmm.. mungkin judul diatas kurang pas untuk mengatarkan tentang apa yang aku tulis ini. Kurang lebih yang ingin aku sampaikan yaitu perihal virus yang sukar dijinakkan.
Tulisan ini awalnya terinspirasi setelah menonton film I am Legend. Film yang bercerita
soal global-pandemic virus dan Robert Neville yang naturaly immune terhadap virus tersebut.
Ada hal yang khusus?
Dari dasar cerita yang digunakan untuk membangun cerita I am Legend, aku jadi teringat akan film seri Heroes session 2 dengan penyebaran varian shanti virus yang tidak bisa dijinakkan. Serangan virus juga digunakan dalam membuat konflik di cerita 20th Century Boys. Dari cerita-cerita diatas, aku mendapat informasi yang cukup penting di bidang Virulogy. Yaitu sedahsyat apapun virus itu menyerang secara global, pasti ada 1% dari populasi manusia yang kebal terhadap virus tersebut.
Kenapa 1%? darimana para ilmuwan mendapatkan nilai 1% itu?
Hal ini dikarenakan para ilmuwan itu yakin bahwa tidak ada virus yang mampu memusnahkan seluruh (100%) umat manusia. Terus, nilai itu dibuat 1% karena ilmuwan sendiri tidak yakin, seberapa tepatnya manusia yang bisa kebal secara natural terhadap virus yang ada.
Better Safe than Sorry
Prinsip ini yang sering dipakai oleh virulog agar virus yang diteliti dapat memberikan hasil yang lebih meyakinkan. Toh.. walaupun ternyata virus itu kemampuan menyerangnya kurang dari 90%, itu sudah merupakan rasa syukur dari para peneliti virus.
Aku sendiri tidak memiliki pengetahuan di bidang virulogy, tetapi aku percaya Allah tidak akan mengijinkan virus untuk semudah itu memusnahkan umat manusia. Dalam hal ini, yaitu virus yang mematikan dapat didefinisikan sebagai virus yang cepat menyebar dan tidak ditemukan vaksinnya.
Penyakit yang disebabkan oleh virus, yang akhir-akhir ini diketahui adalah virus Flu Burung, dimana virus h5n1 ini tersebar di asia tenggara menyebabkan pandemic. Virus flu burung inipun pada kejadiannya mewabah di daerah asia tengara. Dibelahan dunia lain tidak banyak terdapat kasus flu burung dengan varian yang berbeda. Menurut ilmuwan pun, walau virus ini hanya menyerang di kawasan asia tenggara, virus ini sudah tergolong virus yang hebat. Dan juga walaupun para ilmuwan belum mendapatkan bukti otentik bahwa flu burung dapat menular dari satu orang ke orang yang lain, tapi tindak pencegahan penularan flu burung diupayakan dengan maksimal. Dengan pengupayaan tersebut maka global pandemic dapat dicegah.
Jika diambil contoh virus yang belum ditemukan vaksinnya yang efektif, mungkin bisa diambil contoh virus HIV. Sifat dari virus HIV yang memiliki banyak varian, sangat menyulitkan untuk membuat vaksinnya. Walaupun virus ini sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, tetapi proses penularan oleh virus ini bisa dibilang tidak mudah.
Jika diambil contoh virus yang menimbulkan penyakit di seluruh dunia, mungkin bisa diambil contoh virus Flu biasa. Walau di berbagai penjuru dunia ditemukan banyak varian Flu, tetapi virus Flu ini dapat mudah dicegah.
Virus dan Sci-Fi
Jadi, kalau aku pertimbangkan dengan kasus yang mendasari cerita I am Legend. Aku rasanya kurang terima jika populasi manusia yang kurang lebih 6 milyar orang, kemudian hanya tinggal 1%-nya saja, yaitu sekitar 60 juta orang saja. Yah, walaupun cerita di I am Legend itu benar secara teori, tapi para Virulog juga tidak ada yang berani memastikan ada virus yang bisa membunuh 99% populasi manusia (5.940 juta jiwa). Apalagi dari sifat virus yang benar-benar masuk dalam kategori virus mematikan, yaitu tersebar melalui udara (airborne), penyebarannya sangat cepat, reaksinya virus yang cukup cepat, dan belum memiliki vaksinnya.
Semoga saja virus semacam itu tidak pernah ada, dan semoga kita diberi kemampuan natural immune terhadap virus tersebut.
Gambar diambil dari:
http://imdb.com/rg/photos-title/gallery-link/title/tt0480249/mediaindex




iya…smoga nggak ada…virus cinta aja deh
@ goyangan
asalkan sesuai dengan takaran
film yang jelek menurut istri….karena lakonnya mati hehehehe.
bikin nangis, lawong nonton under dog aja nangis kok
@ veta
berarti itu istrinya penggemar will smith
OOT: hanya mampir lihat2 mas..
@ aNdRa
monggo saja dan selamat mampir..
wah baca 20th century boys juga
@ snydez
iya dong..
eh udah nonton film “PS. I Love You” belum? bagus gak? lagi maen sih di 21 sini. tapi daku belom nonton.
@ aNdRa
Belum nonton tuh mbak.. mungkin kalau nggak sempat.. nonton yang Xvid aja..
aku belum nonton je
@ iorme
nunggu dvdrip-e po?
uwaaaa…..
selera Qta mirip…
ternyata baca 20th century boys juga…
baca Monster, Rainbow juga nggak?
@aNTin
Lho.. yang topic 20Th Century Boys ada di post yang lain..
jadi ngumpul disini deh..